Kamis, 21 Mei 2015

2 BAHAYA BERAS MERAH


1. Arsenik

Logam ini menjadi salah satu pencemaran yang umum di beras yang terjadi secara alami di tanah dan air. Padi ditanam di air, yang membuatnya mengandung arsenik 10 kali lebih banyak dibanding sereal lain. Logam ini juga terakumulasi di dalam sekam dan selama proses penggilingan, kulit dibuang dari biji. 
Beras merah tingkat arseniknya dinilai lebih tinggi dibanding beras putih. Paparan arsenik bisa mengakibatkan kanker, penyakit jantung, dan penyakit kulit.

2. Minyak mineral

Beras umumnya dikemas dalam karung goni yang tercemar minyak mineral. Serat rami diberikan minyak ini agar fleksibel. 

Ketika beras diangkat dengan karung akan terkontaminasi sejumlah minyak. Penelitian pada minyak menunjukkan, minyak mineral mengandung karsinogenik

Kutu Beras Yang Menyebalkan!

Sitophilus oryzae adalah nama latin dari kutu beras. Kutu dewasa ukurannya lebih kecil dari bulir beras. Panjangnya sekitar 3mm. Tubuhnya berwarna abu - abu kehitaman dengan bintik - bintik hitam di atasnya. Kutu beras berasal dari Asia. Namun, kini telah menjadi hama bahan pangan di seluruh dunia.

Sitophilus oryzae hidup di tumpukan bahan pangan, seperti beras, jagung dan gandum. Kutu ini berkembang biak sangat cepat. Bedasarkan penelitian, kutu betina dapat bertelur 2 - 6 butir setiap harinya. Untuk menyimpan telurnya, kutu betina melubangi bulir beras dengan rahangnya. Satu lubang hanya untuk satu butir telur.

Kutu beras dapat hidup selama beberapa bulan. Selama hidup, kutu betina mampu menghasilkan sekitar 400 butir telur. Telur akan menetas menjadi larva setelah 3 hari. Larva akan hidup pada lubang beras selama 18 hari. Setelah itu akan menjadi pupa selama 5 hari, lalu bermetamorfosis menjadi kutu.

Kutu beras merupakan hama perusak bahan pangan. kutu ini tidak hanya menyerang beras, jagung dan gandum, tetapi juga merusak bahan pangan lainnya seperti sorgum, ketela, kedelai, kacang hijau, biji semangka, hingga biji bunga matahari.


Cara Membasi :

Kutu beras hidup pada suhu 27 sampai 31 derajat Celcius. kutu akan mati pada suhu di bawah 17 derajat Celcius. Oleh karena itu, salah satu cara menghindari beras agar tidak diserang kutu adalah dengan menyimpan beras di tempat dengan suhu di bawah 17 derajat Celcius.

Apabila beras sudah terlanjur ada kutunya, cara menghilangkannya ada beberapa cara, yaitu dengan :

  • Jemurlah beras di atas wadah yang terbuat dari bahan metal atau aluminium, hingga semua kutu pergi dengan sendirinya.
  • Letakan beras dalam wadah dan tutupi beras dengan kain basah. Tunggu beberapa saat hingga kutu - kutu menempel pada kain.
BAHAYA BERAS PLASTIK

SURABAYA - Mulai saat ini, cermatlah memilih beras. Jangan sampai perut kita dipaksa mengonsumsi nasi dari beras plastik. Sebab, beras yang mengandung bahan sintetis sangat membahayakan kesehatan.
  
Ketua Tim Pangan dan Gizi Jatim Andriyanto mengatakan, plastik bukan merupakan bahan makanan. Sebab, masuknya senyawa plastik ke dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan organ. Misalnya, gangguan hati dan gagal ginjal.
  
Selain itu, mengonsumsi plastik juga dapat menyebabkan kanker. Sebab, plastik mengandung zat dioksin. Di mana, zat tersebut memiliki sifat karsinogenik. "Efek jangka panjangnya ya kanker," katanya. Bahkan, dia menambahkan, mengonsumsi plastik juga dapat menyebabkan kematian.
  
Dia mengatakan, ada sejumlah gejala awal yang harus diwaspadai masyarakat. Mengonsumsi plastik dapat menyebabkan anoreksia atau kehilangan selera makan. Selain itu, gejala lainnya adalah mual dan pusing.
  
Jika terlalu sering dikonsumsi, kandungan plastik pada beras plastik juga dapat menempel pada lambung. Gejala awalnya perut merasa sakit layaknya orang yang menderita maag. "Tapi jika dibiarkan bisa menyebabkan kanker kolom atau kanker lambung," jelasnya.
  
Andriyanto menegaskan, plastik memang tidak layak dikonsumsi. Bahan sintetis hanya boleh digunakan sebagai pembungkus. Itu pun harus dalam pengawasan. "Ada standarnya juga. Tidak semua jenis plastik bisa untuk membungkus makanan," ujar Andriyanto.
  
Dengan banyaknya bahaya yang ditimbulkan, Andriyanto mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat membeli beras. Bahkan, pihaknya juga meminta masyarakat untuk melihat dengan jeli beras yang akan dikonsumsi.
Andriyanto menjelaskan, ada tiga kandungan yang terdapat dalam beras. Yakni, karbohidrat, protein, dan vitamin B1. "Kandungan vitamin B itu yang membuat beras berwarna putih pudar," katanya.
    
Dia menambahkan, beras sehat dilihat dari warnanya yang tidak terlalu putih dan tidak bening. "Biasanya putih pudar, lalu ada bintik di tengah," ucap Andriyanto.
  
Andriyanto berharap pemerintah bisa sigap dengan maraknya peredaran beras plastik. Selain membahayakan kesehatan, mencampur beras plastik ke dalam beras asli sudah masuk ke ranah kriminal.
Sebab, mengoplos beras sangat merugikan konsumen. "Mudah-mudahan pelaku bisa segera ditangkap dan peredarannya bisa dihentikan," tandas Andriyanto
KARIER NOWELA IDOL

Nowela lahir di WamenaPapua. Ayahnya berasal dari Papua, sedangkan ibunya berdarah Batak, bermarga Sinaga. Setamat SMA di SMAN 1 Sidoarjo, ia melanjutkan pendidikannya ke FISIP Universitas Airlangga Surabaya, namun tidak selesai. Ia kemudian hijrah kePurwokertoJawa Tengah, dan bekerja sebagai penyanyi kafe, profesi yang dijalaninya selama enam tahun sebelum akhirnya lolos menjadi salah seorang peserta Indonesian Idol musim kedelapan.
Nowela mengikuti audisi Indonesian Idol melalui Bus Audisi Purwokerto dan berhasil lolos ke Jakarta setelah melewati proses audisi utama di Bandung. Setelah serangkaian tahap seleksi, ia berhasil melaju ke babak spektakuler, dan pada akhirnya menjadi pemenang setelah menyisihkan Husein Alatas. Suaranya yang kuat dan unik kerap mendapat pujian dari para juri, yang dijuluki dengan "Uranium Voice" oleh Ahmad Dhani.